Kamis, 29 Mei 2008

Siksaan Untuk Yang Menyesatkan dan Disesatkan

Saudaraku,
Ketika orang yang disesatkan tidak dapat menuntut apapun diakhirat maka mereka meminta kepada Allah untuk ditimpakan siksaan pada yang menyesatkan itu 2x lipat (QS 33:67-68). Allah menjawab bahwa siksaannya bukan 2x lipat tetapi lebih dari itu, bahkan mengenai yang menyesatkan dan yang disesatkan (QS 7:38).
Wassalam.

Agar Jadi Guru Tidak Menyesatkan

Saudaraku,
Agar menjadi guru yang tidak menyesatkan maka ingatlah menyampaikan agama Allah bukan untuk popularitas/dipatuhi murid tetapi merupakan kerja para Rasul, jangan emosi.
Ketika ada murid yang kritis, kembalilah kepada Al Quran dan Sunnah, berhati2lah dalam menjawab, ingatlah dosa besar siapa menghalalkan yang haram dan mengharamkan yang halal.
Wassalam.

Agar Jadi Murid Tidak Sesat

Saudaraku,
Agar jadi murid tidak sesat maka belajarlah dengan sungguh2 , kritis, tanyakanlah apabila ada ibadah/amalan yang harus dikerjakan, pastikan bahwa itu dari Allah/Rasulullah atau ijtihad yang berdasar. Sadarilah bahwa kita akan mempertanggung jawabkan sendiri amalan2 itu bukan guru/pemimpin/siapapun yang kita ikuti.
Wassalam.

Minggu, 11 Mei 2008

Jangan Pasrah Total Pada Guru

Saudaraku,
Kebanyakan orang muslim pasrah total kepada guru/pemimpinnya dalam urusan agama. Ia yakin guru/pemimpinlah penanggung kesalahan2 pengikutnya. Tidak benar. Allah akan menyiksa orang pandai tapi menyesatkan 2x lipat. Sedangkan yang pasrah mau disesatkan akan disiksa sampai tidak keluar dari neraka. (QS 2: 166-167).
Wassalam.

Umur Bertambah Dan Makin Dekat Ajal

Saudaraku,
Tak terasa umur kita terus bertambah dan makin dekat dengan akhir kehidupan ini. Kesadaran seperti ini harus terus dijaga, agar dalam semangat kerja kita masih memiliki batas2 yang akan dipertanggung jawabkan pada Allah, jangan sampai untuk hidup kita yang tinggal beberapa saat merampas segalanya.
Wassalam.

Jumat, 09 Mei 2008

Jangan Menunda Belajar Al Islam

Saudaraku,
Jangan menunda belajar Al Islam sebab menit bahkan detik yang kita lalui serta nikmat hidup yang kita rasakan akan dimintai pertanggung jawaban. Dengan belajar Al Islam yang benar secara sungguh2 maka semua detik dan nikmat Allah itu menjadi sangat berarti.
Wassalam

Rabu, 07 Mei 2008

Ujian Hidup dan Tugas Kita

Saudaraku,
Kita tak dapat memilih ujian2 hidup yang Allah berikan kepada kita, tugas kita hanyalah menghadapi dan menyelesaikan ujian2 tersebut dengan baik. Jika kita lulus maka kita akan menjadi hamba2Nya yang akan mendapatkan berkah, rahmat dan hidayahNya, tapi jika kita tidak lulus maka kita termasuk orang2 yang merugi dunia dan akhirat.
Wassalam